Widget HTML #1

CURUG SEWU KENDAL NIAGARA MINI JAWA TENGAH

Air Terjun curug Sewu
( Dok Agis Yayana )

Pagi ini tepat  tanggal 25 Desember 2014 merupakan hari raya umat kristiani seluruh dunia. Saya pun menghormatinya. untuk mengisi liburan kali ini saya dan teman-teman merencanakan pergi ke Curug Sewu Kendal. Lagi-lagi ke Curug, memang di wilayah Kab semarang dan sekitara banyak sekali Curug-curug atau air terjun. ini disebabkan wilayah Kabupaten Semarang tengah ada Gunung Ungaran  ketinggian kurang lebih 3000 m dpl.

Tanpa basi-basi saya dan teman berangkat pukul 10.00 pagi. Total perserta yang ikut berjumlah 7 orang kesemuanya laki-laki. Perjalan di mulai dari Karangjati ke Ungaran melewati pasar Gunung Pati ada pertigaan Cangkiran ambil kiri  terus ke arah Boja. Sampai Pasar Boja kita mengikuti alur jalan serta mengikuti rambu-rambu yang ada. Selama perjalanan sesudah pasar Boja disuguhi pemandangan alam. Perkebunan karet yang membentang diselingi perkebunan pepaya rimbun nan luas. Melewati jalur ini harus ektra sabar karena jalan yang berkelak-kelok. Sesampai perkebunan cengkih jalan masih sama dengan aspal mengelupas . Sesudah itu jalan aspal meluncur halus tanpa hambatan tertera daerah Kec Patean Kendal. Jika rute di tulis seperti ini Karangjati-Ungaran-Gunung Pati-Boja-Singaraja-Patean terus sampai arah Parakan Temanggung.
Parkiran
( Dok Agis Yayana )
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 2 Jam akhir sampai di Curug Sewu Kab Kendal. Sejenak motor langsung di parkirkan membayar 1.000 Rupiah. Kitapun istirahat sejenak makan siang di warung dekat parkiran. Di hari libur seperti ini wisata kurang ramai karena area parkir baik sepeda motor maupun mobil tidak terisi penuh. Tiket masuknya Rp 5.000 per orang dan Rp 2.000 untuk asuransi jadi total Rp 5.200 per orang. Standar untuk arena wisata alam pada umumnya.
Tiket Masuk
( Dok Agis Yayana )

     Saat menginjakkan pintu masuk terpampang taman air mancur disebalah kanan ada Vespa raksasa yang unik. tidak ada dokumentasi penjelasan kapan vespa ini dibuat dan tujunan untuk untuk apa. Vespa bisa menjadi maskot tempat wisata ini. Di sudut taman lain ada patung badak bercula. Langkah kaki terus berjalan melewati jalur yang tersedia melewati pusat jajanan dan sovenir sampai di pusat pengamatan atau posko pengamatan. Dari posko ini kita bisa melihat Air Terjun Curug Sewu. Selain itu bisa melihat pemandangan alam yang indah dan juga awan-awan terlihat warna hitam pas cuaca mendung.Puas melihat dari gardu pandang dari atas sini melanjutkan turun ke bawah menuju Curug Sewu.
Vespa Raksasa
( Dok Agis Yayana )
 Hanya baru beberapa menuruni anak tangga kita rombongan di cegat petugas dan di haruskan kita membayar lagi biaya masuk sebesar Rp 4.000. Mbayar lagi-mbayar lagi tapi gak pa lah yang penting happy . Menuruni anak tangga berjarak kiran 500 M terdengar derasnya air terjun. Kurang puas kita turun lagi sampai akhir sampai juga. Air terjun ini diatas sumber aliran  berasal sungai kecil  dan sawah. Jika hujan turun kita harus hati dan waspada dikhawatirkan air kiraman membawa material batu dan lumpur. Keindahan air terjun ini mirip  dengan air terjun niagara negeri Paman Sam. Aliran Air terjun melebar deras mengalir ke bawah  .Tapi sayang tidak diperbolahkan mendekat ke Air Terjun di karenakan dikhawatirkan ada banjir di atas air terjun bisa membawa petaka bermain di bawah air terjun. Tapi tak apalah setidakknya sudah merasakan atmotfer aura di sekitar air terjun sudah cukup mengobati rasa penasaran.

   Lihat juga video jelalah ini