Widget HTML #1

Piknik Pantai Drini bersama Guru dan Tenaga Pendidik SDN Randugunting

 


Beberapa waktu lalu saya bersama  guru- guru SDN Randugunting piknik ke Pantai Drini Gunung Kidul Yogjakarta. Acara tahunan tujuan wisatanya berbeda. Kebetulan saya baru  pindah ke SD ini saya ngikut saja. .Di sepakati tujuan Pantai Drini berangkat pukul 04.00 alias bakda subuh. 


Titik pemberangkatan di SDN Randugunting  tepat kira pukul 04.30. Suasana masih gelap, udara masih sejuk dan  suara ayam berkokok yang khas  dipagi hari. 


Perjalanan dimulai dari Randugunting menuju ke gunung kidul Yogyakarta.  Mampir di Boyolali sarapan pagi makan  soto seger Boyolali. Ternyata Soto sudah buka dan siap saji. Menu utama dan lainnya komplit. mantap. Sesudah sarapan kita lanjutkan perjalanan ke Gunung Kidul Yogyakarta.  


Perjalanan dari Boyolali ke Prambanan lancar-lancar saja. Ketika memasuki wilayah Prambanan Sleman menuju Gunung Kidul jalan mulai  macet mungkin efek weekend.   Supaya tidak bosan kita karoke bersama.  


Sampai pantai Drini sekitar pukul 10.00 dan parkiran sudah penuh. Bis pariwisata mendominasi area parkiran yang selanjutnya adalah mobil-mobil pribadi . Saking penuh  sampai harus muter lagi untuk mencari tempat parkir dan akhirnya mendapat dekat dengan pantai. 


Tiket masuk pantai Drini dan pantai sekitarnya  adalah Rp 10.000,-. Parkir sepeda motor  Rp 3.000,-, mobil Rp 5.000,-. dan Bus Rp 20.000,-. Info di dapat dari papan tarif masuk pantai Drini. 


Saya beserta  rombongan  berjalan menuju Pantai Drini dan mencari tempat  supaya bisa  menikmati  pantai .  Kita dapat warung lesehan pinggir pantai yang nyaman dan terjangkau. 


Pantai Drini sebelah barat


Pantai Drini berdekatan dengan pantai Nglambor, pantai Pok Tunggal dan pantai Baron dimana di kelilingi oleh bukit-bukit .  Pantai Drini di apit oleh dua bukit menjadikan ombak tidak terlalu besar. Bukit ini dijadikan tempat wisata dengan menawarkan spot foto yang indah. 


Fasilitas komplit warung makan berjejer sepanjang pantai. Kalau mau bilas sak wise  jeguran tidak perlu  khawatir kamar mandi banyak. Pas kamu kebelet di ujung pantai sono tidak perlu ke WC ujung sini, ya karena di sepanjang pantai ada pos-pos kamar mandinya. 


Pantai bagus dan sangat menawan  pasir coklat mengkilat sekaligus ombak tidak terlalu besar. Ada dua spot pantai sebelah timur ombak tenang air jernih  bisa melihat ikan-ikan kecil di terumbu karang. Cocok  untuk berburu ikan-ikan kecil.


Pantai Drini sebelah timur


Di sebelah barat pantai Drini ombak besar dan digunakan para nelayan untuk menyandarkan kapalnya. Cocok untuk orang dewasa untuk berenang.  


Jika ingin menambah stok foto untuk media sosial bisa naik ke bukit Pantai Drini dengan tarif Rp 5.000,-. Ketinggian bukit hanya 100 Mdpl dari situ kamu bisa menikmati keindahan pantai dari atas ketinggian. Ada juga spot-spot foto dengan tulisan dan quote kekinian. 


Kira pukul 11.00 saya bersama rekan berenang di Pantai Drini bagian barat. Awalnya ragu mau renang karena penasar akhirnya nyempung juga. Ternyata bibir pantai tidak terlalu dalam hanya selutut air lautnya. 


Saya coba berjalan dengan menginjak batu karang-karang melawan arus ombak sampai sedalam dada. Saya rasakan dorongan ombak laut lama kelamaan semakin  besar tetapi seretan ombakanya tidak terlalu besar. Ketika ada ombak datang langsung posisi meluncur  badan terdorong ombak laut serasa main selancar. Itu Salah satu membuat betah di Pantai Drini.


Hampir 1, 5 jam  renang di pinggir pantai rasa mulai lelah. Saya memutuskan untuk mentas alias wis ora njegur meneh ,  mandi dan dandan rapi terus pulang. 


Waktu sudah menunjukan pukul 12.00   dan waktu makan siang ,  ternyata kita di pesankan menu makanan laut beserta ugo rampene.  Sebelum makan berjamaah Pak Jae menyapa dengan jargonnya   " Seadanya dan yang penting kebersamaan ". Pukul 14.00  kita mulai kembali pulang ke Randugunting tersayang. Salam kebersamaan. 








Posting Komentar untuk "Piknik Pantai Drini bersama Guru dan Tenaga Pendidik SDN Randugunting"