Widget HTML #1

Sukses Ber-Lebaran Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng di GOR Pandanaran Wujil

Suasana di depan GOR Tenis Wujil Bergas


Rangkaian Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng kolaborasi program Wismilak Sukses memasuki titik ketiga bertempat di GOR Pandanaran Wujil Kec Bergas Kabupaten Semarang.  GOR Pandanaran Wujil merupakan kompleks olahraga milik Pemkab Semarang yang terdiri dari dua gedung olahraga dan 1 stadion sepakbola. Halaman yang luas,  kolam dan taman yang bagus menambah kenyamanan jamaah. 


Tepat minggu malam tanggal 24 April 2022 Cak Nun dan Kiai Kanjeng hadir   kali pertama di GOR Wujil wilayah Kecamatan Bergas dan sekitarnya. Antusiasme jamaaah sudah terlihat sebelum acara di mulai. Jamaah banyak datang dari luar daerah seperti Semarang, Boyolali, Magelang dan sekitarnya.


Pak hansip terlihat sibuk  mengurus parkir kendaraan dan hal-hal keamanan lainnya. Ketika masuk area GOR di wajibkan bermasker dan  cek barang bawaan. Berjalan menuju panggung ada orang berjualan makanan, minuman , pakaian, dan macam-macam. Ada juga outlet Gambang Syafaat menyuguhkan barang dagangan  Gambang  Syafaat dan maiyah. Barang di jual ada kaos, peci maiyah, buku sekaligus  kopi gambang racikan  ditambah kapulaga dan jahe. 


Ketika memasuki  pukul 09.00 kurang  acara di mulai dengan  dipandu oleh mas Helmi. Jamaah pun sudah duduk dengan tenang menyimak jalannya acara. Jamaah yang datang kebetulan didominasi kalangan muda. Beberapa waktu kemudian Mbah Nun, Pak Saratri dan Pak Ilyas datang duduk berhadapan dengan jamaah maiyah . Satu lagu dengan solawat nariyah  dibawahkan oleh Kiai Kanjeng untuk mengawali sinau pada malam itu.  


Mbak Nun bersama Patub dan Doni


Selanjutnya Mbah Nun menguraikan tema Diplomat Sukses Ber-Lebaran. Obrolan yang panjang lebar kadang di selingin dengan guyonan menambah  suasana mesra. Rasa kangen maiyahan hampir 2 tahun vakum karena pandemi banyak terobati pada acara kali ini. 


Sukses yang saya tangkap dalam sinau bareng ialah penting niat melakukan sesuatu  sesuai dengan ajaran agama  dijalankan dengan istiqomah, serius dan hasilnya pasrahkan saja sama Allah. Banyak sekali uraian, pendapat tidak memakai satu sudut pandang tapi ada beberapa sudut pandang yang menjadikan memahaminya  lebih nyaman dengan banyak pilihan yang ada. 


Vokalis Kiai Kanjeng


Di selingan acara penampilan dari Gamelan Kiai Kanjeng menyanyikan lagu lintas genre. Pertama adalah lagu dengan solawat Nariyah. dilanjutkan dengan tembang jawa yaitu  Gundul - Gundul Pacul dan  Cublak - Cublak Suweng bawakan olah mas Imam Fatawi. Genre barat dengan lagu Maron 5 berjudul One More Night dinyanyikan oleh  Mas Doni. Menjelang akhir acara lagu Duh Gusti bersama-sama vokalis Kiai Kanjeng bersama Mbah Nun. 


Memasuki tengah malam giliran Pak Ilyas menyampaikan pendapatnya tentang fenomena pendidikan di Indonesia khusus dunia per-mahasiswaan. Karena beliau ini adalah Dosen FIP Unnes Semarang. Inti yang disampaikan dari Pak Ilyas tujuan utama ingin kuliah utama adalah membahagiakan orang tua yaitu dengan lulus. Entah IP kurang atau sempurna harapan orang tua kepada anaknya ialah lulus kuliah. Sedang nilai bagus itu adalah bonus. Dan jangan berharap lebih dunia perkuliahan penuh transaksional misalkan sibuk mencari nilai lupa belajar.


Prof. Dr. Ir. Saratri Wilonoyudho, M.Si.
Pakar: Ilmu Kependudukan Dan Lingkungan Perkotaan


Sesi selanjut di tambahi oleh Prof Saratri yang juga merupakan dosen teknik dari Unnes. Ulasan pak Saratri lebih teknis, gagasan beliau akan ilmu yang kompatibel. Sederhananya dimaksud kompatibel  kita mempunyai 1 keahlian didukung dengan ilmu-ilmu yang lainnya supaya tercipta keselarasan dalam berfikir.


Tepat kira pukul satu malam Mbah Nun menutup rangkaian Sinau Bareng dengan menyanyikan Duh Gusti dan berdoa bersama. Mbah Nun dan narasumber meninggal panggung sedangkan Gamelan Kiai Kanjeng masih menyanyikan sholawatan. Para jamaah mulai mendekat panggung mengabadikan penampilan jari jarak dekat. Ada nama disitu  tidak asing seperti Pak Nevi, Mas Imam Fatawi, Pak jijit, Mas Doni sering jumpai Kiai Kanjeng beraksi.




Posting Komentar untuk "Sukses Ber-Lebaran Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng di GOR Pandanaran Wujil "