Widget HTML #1

Sinau Bersama Gambang Syafaat Tema Candu Sosmed di Santrendelik Gunung Pati

Sinau  Bersama Gambang Syafaat Tema Candu Sosmed di Santrendelik Gunung Pati
Gambang Syafaat di Santrendelik Gunung Pati
Dok Pribadi


Pada acara rutin Gambang Syafaat bulan November tahun 2021 ternyata sudah dilaksanakan secara tatap muka terbatas  yang bertempat di Santrendelik Gunung Pati. Selama kondisi darurat pandemi beberapa waktu lalu praktis acara Gambang Syafaat banyak dilaksanakan secara online. 


Ketika saya melihat info maiyah di instagram Gambang Syafaat, otomatis rasa kangen suasana maiyahan  berkumpul dengan para rekan jamaah lainnya.  Tema yang diusung pun sangat familiar  yaitu "Candu Sosial Media ". Paling menggembirakan adalah narasumber adalah Mas Sabrang dan Habib Anis Sholeh Ba asyin. 

Tepatnya  hari Sabtu 26 November 2021 dengan suasana hujan rintik-rintik saya bersama rekan berangkat ke Santrendelik Gunung Pati. Dari rumah pukul delapan malam sampai di sana pukul sembilan,  sempat kesasar karena ada jembatan rusak mengakibat harus mblusuk kejalan-jalan kecil. Sesampai di sana ternyata tempatnya memang ndelik maka tak salah diberi nama Santrendelik. Pendopo kecil dikelilingi entah pohon jati atau sengonn sehingga suasana jadi adem. Rintikan hujan tidak terasa  air hujan jatuh menyebar tertahan dedaunan pohon tersebut.


Ketika sudah sampai disana acara sudah mulai, tak lama kemudian Mas Sabrang dan Habib Anis berjalan menuju podium. Mas wakijo dan kawan sedang menyanyikan lagu milik Iwan Fals dengan judul denting piano. 


Tempat sudah penuh akhir saya mencari tempat disela-sela ruang kosong,  akhir dapat dibelakang sendiri dekat WC sedang dibangun.  Duduk beralaskan batu sambil menikmati segelas kopi. Moderator Mas Ali langsung memberikan waktu kepada mas Sabrang dulu untuk mengekplorasi tema candu sosmed.  Dan saya duduk santai sambil menyimak jalan acara yang kadang diselingi gelak tawa dan itulah kebahagiaan sesungguhnya.    

Berikut cuplikan Gambang Syafaat


Mas Sabrang secara garis menjelaskan bahwa sosial media hanya alat , kita yang menggerakkan dan jangan sampai pikiran kita seakan-akan dikontrol oleh sosmed ini bahaya. Kita perlu menjadwal dalam penggunakaan sosial sesuai takaran  supaya tidak menjadi candu. Sesuatu berlebihan itu tidak baik, keseimbangan hal paling baik. 


Seperti lagu General Maya berjudul Generasi Sapi Perah  dinyanyikan oleh David Bayu yang menceritakan generasi muda sekarang kebanyakan menjadi pencandu data identik dengan internet. Apapun tren yang ada diinternet rame-rame mengikuti sampai-sampai tidak paham apakan tren tersebut berdampak baik atau buruk. Yang penting ikut, eksis dan like this. 


Penggalan lirik dari lagu " Generasi Sapi Perah "


Dunia gemerlap pecandu data
Berita camput hoax jadi kebenaran
Kegilaan virtual narkoba baru
Aduh si mimin akalnya, gak masuk akal

Generasi sapi perah
Hepi hepi ikut ikut latah
Generasi sapi perah
Sibuk sibuk pade ikut nyampah
Generasi sapi perah
Hepi hepi ikut ikut latah




             General Maya Feat David Bayu "" Generasi Sapi Perah "

Posting Komentar untuk "Sinau Bersama Gambang Syafaat Tema Candu Sosmed di Santrendelik Gunung Pati"