Lembah Nirwana Boja Kendal, Nongkrong Asik Lereng Gunung Ungaran
Liburan akhir tahun 2019 kali ini saya isi dengan touring tipis bersama keluarga besar Mbah Mustajab khususnya cucu-cucunya. Ide ini berawal dari obrolan bersama paman yang ingin mengajak ponakan-ponakanya untuk motoran bersama. Ide terwujud akhirnya tanggal kita tentukan pada hari Rabu 25 Desember 2019 bertepatan dengan hari Natal. Tujuan touring ini simple saja biar menjaga NKRM alias Nasionalisme Keluarga Republik Mustajab ha ha.
Lembah Nirwana Boja
Untuk rute kumpul di Gedawang Ungaran dan akan berkeliling menuju Kendal Limbangan berakhir di Sumowono. Kita berangkat mulai pukul 10.00 pagi dengan jumlah sepeda motor 4 dengan personil 8 orang. Perjalan dimulai dari Ungaran menuju Gunung Pati istirahat sejenak di Boja karena cuaca mulai gerimis-gerimis keras. Sesudah gerimis agak reda kita melanjutkan perjalanan menuju Limbangan tepat mampir di Lembah Nirwana Limbangan Kendal.
Tempat wisata ini terbilang baru berdiri kurang lebih baru setahun ini. Ini ditandai tempat parkir belum di cor alias masih tanah campur batu krikil. Di tempat loket pun juga belum tertata rapi, tidak ada palang tutupnya jadi kita bisa nyolong masuk liat-liat dulu tanpa bayar. Dari segi suasana tempat ini sejuk letaknya di lereng gunung Ungaran. Ada juga tempat homestay yang unik. Kolam renang untuk anak-anak kecil hingga dewasa. Tak lupa taman bunga menambah khas suasana lereng pegunungan. Namun ada beberapa fasilitas belum selesai dibangun terlihat ada beberapa pekerja yang sedang menyelesaikan pekerjaan.
Sesudah kita liat-liat berfoto sebentar kita pun melanjutkan perjalanan ke Sumowono dengan tujuan Bantir Hills. Perjalan kita tempuh sekitar 15 menit saja. Pukul 12.00 sampai di Bantir Hills istirahat sebantar dengan memesan kopi.
Bantir Hills tidak terawat
Bantir Hills kondisi berbeda ketika awal booming tahun 2017. Kini jalan menuju tempat lokasi sudah di cor. Gapura dan papan nama Bantir Hills sudah tidak ada alias hilang. Yang amat mengejutkan sampai dilokasi kondisi sudah tidak terawat. Papan tulisan yang unik sudah pada rusak cat pada mengelupas Warung dulu ada sekarang sudah tidak ada lagi. Tempat-tempat selfie seperti gardu pandang sudah pada lapuk dan tidak terawat. Pokokmen tidak syahdu seperti dulu lagi. Kenapa seperti itu. Tanyalah saja pada rumput yang bergoyang disini. haha.
Hampir 2 jam nongkrong dan menikmati suasana Bantir Hills dengan ditemani guyuran hujan yang deras. Kira sekitar pukul 2 siang kita beranjak pulang ke Ungaran dengan menerabas hujan lebat.