" Musim Lupa" Sinau Bareng Gambang Syafaat
| https://www.gambangsyafaat.com/ |
Sumber foto instagram Gambang Syafaat
Gambang syafaat bulan Oktober mengangkat tema " Musim Lupa " . Di dalam mukadimah di situs Gambang Syafaat di uraikan bahwa para pelaut Eropa dahulu sangat bersaing untuk mencari dan menguasai wilayah serta perdagangan. Para pelaut ini mengandalkan peta jaman kuna, alat navigasi, dan apa saja mereka perlukan untuk mempermudah pencarian. Negeri Bawah Angin yang ada dalam peta-peta itu ternyata wilayah Nusantara yang sangat kaya raya sumber daya alam. Akan tetapi berbeda dengan para pelaut Nusantara ternyata lebih tangguh dari pelaut Eropa. Buktinya pelaut Eropa bisa memakan waktu tahunan sampai ke Nusantara sedangkan pelaut Nusantara dengan waktu sama bisa sampai ke wilayah benua Afrika.
Musim Lupa itu apa.
Yang dimaksud disini kondisi dulu semasa pelaut Nusantara masih sama dengan kondisi sekarang. Nusantara saat ini banyak di incar oleh bangsa eropa. Pelaut-pelaut kita hanya dengan ketajaman akal dan batin mendengar suara angin bisa menaklukan medan pelayaran dunia. Sekarang ini Ketajaman akal, batin itu sekarang mulai luntur. Yang masih merawat hanyalah orang-orang desa dengan budaya ruwatan, kadesa. Orang kota sudah tidak terjamah ikatan batin lagi. ini membuat lupa. Maka untuk itulah sebagai generasi milenial kultur-kultur kita pertajam lagi dengan melestariakan budaya luhur.
Inilah tweet yang saya himpun diambil dari twiiter Gambang Syafaat
Di Maiyah itu tidak untuk unjuk referensi. Karena yang Sinau bukan hanya kita yang memberi penjelasan kepada para hadirin, namun semua yang hadir dan melihat tidak pas, jangan berhenti bergumam. Dan segeralah berdiri untuk bersama ikut dipanggung.