Review Ngaji Selasa Kliwon Bersama KH Jumardi A.S dari Kalisidi Ungaran
Pengajian rutin di laksanakan pada hari senin 31 Oktober
2016 bertempat diserambi Masjid Baitut Taqwa bersama KH Jumardi A.S dari
Kalisidi. Bertepatan bersamanya acara
Merti Dusun Lemahbang kegiatan disi Doa dan Mujahadah bersama.
Pada awal acara KH Jumardi mengajak jamaah menekankan selalu bersyukur kepada Allah SWT. Nikmat diberikan Gusti Allah sudah banyak tinggallah kita menfaatkan hidup dengan sebaik-baiknya. Kita beribadah karena perintah Gusti Allah dan wajib kita patuhinya.
Bertepatan dengan acara merti dusun akan dilaksanakan beberapa hari lagi dengan menanggap Wayang maka KH Jumardi menjelaskan dakwah dengan metode wayang.
Salah satu dakwah Walisongo dengan Jimat Kalimosodo berarti kalimat syahadat. Istilah lainnya Klimasada artinya 5 rukun silam dan 6 rukun iman. Orang itu kalau imannya kuat Islamnya Jelas Surga pasti terlihat.
Filosofi gamelan alat musik pengiring wayang terdiri dari Sharon, Kenong, Kempul, Kendang dan Gong. Ini menciptakan semasa Sunan Kalijogo.
Sharon dengan suara ting-ting, kenong suara nong-nong. Kempul filosofi ndang kumpul ( cepat kumpul ). Kendang suara dang-ndang dan gong suara dung-nya. Bila dirangkai maknanya menjadi “neng-neng kono, neng-neng kene ayo lek podo kumpul tur lek njegur” bisa diartikan yang disana, disini atau dimanapun berada ayo kita kumpul dan cepat terjun ke dalam agama Islam yang Khafah ( Total )
Kisah lainnya KH Jumardi menjelaskan Hijrah Rosulluh dari
Mekah ke Madinah. Mekah merupakan tempat kelahiran Rosul dari kecil hingga
dewasa. Mekah dalam Al Quran disebutkan tempat paling baik, paling barokah
tiba-tiba Rosul diperintah untuk Hijrah di usia 53 tahun.
Madinah pada saat itu
terkenal penuh penyakit pun harus
didatangi Rosullah. Madinah dulu namanya Yasrik (Tempat penyakit ). Awal tinggal di Madinah sahabat Rosullah
terserang penyakit. Rosullah berdoa untuk sahabat dengan membaca doa Qunut. Jadi
ketika ada orang tidak membaca Qunut sholat subuh itu ikut Rosullah ketika
masih di Mekkah dan orang yang membaca Qunut ikut Rosullah ketika di Madinah.
Wallahualam
